
Diam, adalah bentuk kesabaranku Mencintaimu karenaNya
Oleh karenanya, ku pelihara keluhuran Keimananmu, karena Keimananlah yang membuat fitrah ini terpesona kepadamu
Diam, adalah bentuk ketulusanku Mencintaimu karenaNya
Oleh karenanya, ku menjunjung tinggi kehormatanmu, karena kutahu bahwa kehormatan itu bukan untuk dikotori oleh nafsu yang memburu
...
Diam, adalah bentuk keikhlasanku Mencintaimu KarenaNya
Oleh karenanya, ku muliakan kesucianmu, karena aku tahu bahwa tak selayaknya kesucian itu dinodai oleh syahwat yang menggebu
Diam, adalah bentuk keistimewaanku Mencintaimu karenaNya
Oleh karenanya, ku menghargai keshalehanmu, karena aku tak mau menjadikanmu tidak pemalu dihadapan Allah Yang Maha Pencemburu sedangkan Dia mengawasimu
Dan kupelihara kesucian firah itu dengan Ketaqwaan dalam diamku
Berusaha agar bibirku kelu untuk menyatakan itu kepadamu dan berharap agar akupun mampu menaklukkan syahwatku
Bukan hanya karena aku tak ingin memberikan janji tak pasti kepadamu
Tetapi karena aku tak mau syaitan menyentuhmu,
Jika suatu saat ternyata kau adalah pendamping hidupku
Aku mencintaimu karena Allah, maka aku tidak ingin menyatakannya dulu kepadamu
Dan diam adalah caraku mencintaimu karenaNya, ketika aku belum mampu menghargai fitrah suci itu dengan pernikahan
Masya Allah...
0 komentar:
Post a Comment